Ayo kerja di Jerman dengan Program AUSBILDUNG.
Buat generasi Z-Zommers dan Millennials, jika kalian semua ingin jadi Global Player maka mungkin tips ini bermanfaat buat masa depan kalian.
Jerman membuka kesempatan amat besar buat orang asing kerja di Jerman. Dikarenakan secara demografi yang angkatan kerjanya berkurang, Jerman membutuhkan tenaga kerja dari berbagai negara. Kekuatan Ekonomi Jerman sendiri raksasa sebagai kekuatan ekonomi no: 3 terbesar di dunia. PDB Jerman ($4,71 triliun) itu kira-kira lebih besar dari tiga kali lipat PDB Indonesia ($1,36 triliun), sementara penduduk Jerman (84,07 juta jiwa) cuma kurang dari sepertiga dari penduduk Indonesia 285,72 juta jiwa.
Ditambah lagi saat ini Jerman sedang boost Ekonominya dengan Investasi 500 Milyar Euro atau sekita 9.000 Trilyun rupiah. Besarnya hampir 3 kali APBN kita (APBN 2025 3.600 Trilyun IDR). Ini bener-benar uang yang mengalir di perekonomian Jerman dalam angka amat raksasa. Padahal, angka 9.000 Trilyun tsb cuma angka tambahan (diluar APBN normalnya Jerman) untuk boost ekonominya untuk membangun infrastruktur, pertahanan, climate change/renewable industri dan juga industr 4.0. Jerman ingin membangun masa emas perekonomiannya. Artinya, ini kesempatan besar bekerja di “ladang emas” buat kita semua.
Nah, bagaimana caranya? Salah satu caranya adalah dengan daftar Program AUSBILDUNG. Ini sedikit rincian tentang Program Ausbildung:
(1) Itu Program Pendidikan Kejuruan untuk mencetak Para Ahli yang Trampil, memiliki skill di bidang tertentu. Seorang lulusan Ausbildung akan mendapatkan Sertifikasi yang amat Prestius yang menggaransi keahlian/ketrampilan seseorang. Sertifikatnya itu dikeluarkan oleh Asossiasi Industri Jerman (IHK – Kadinnya Jerman), serta plus pengalaman kerja riil di perusahaan. Sertifikat ini amat dihormati oleh industri Jerman sebagai pengakuan ketrampilan seseorang.
(2) Ausbildung bentuknya adalah Kerja Magang di industri yang biasanya berlangsung antara 2,5 – 3,5 tahun. Ini bekerja riil di perusahaan tapi dalam status magang. Gajinya sekitar 1.100 sd 1.400 Euro per bulan. Untuk catatan: buat orang Indonesia kira biaya hidup student di Jerman sekitar 750 – 950 Eur per bulan. Tentu saja jika ingin lebih nyaman pengeluarannya bisa lebih dari itu.
(3) Ausbildung sendiri itu pendidikan selevel SMK, tapi karena amat prestisius maka kadang banyak yang sudah Bachelor atau Master tetap ambil Ausbildung. Dikarenakan lulusan Ausbildung mendapatkan pengakuan Ahli atau Tenaga Kerja Trampil yang diakui oleh industri. Selepas lulus Ausbildung maka hampir pasti akan di-hire kerja fulltime. Jadi, Ausbildung adalah “golden way” untuk kerja fulltime sebagai Expatriat di Jerman.
(4) Berapa Gaji rata-rata setelah lulus Ausbildung, kemudian langsung bekerja di perusahaan Jerman? Berikut ini data Gaji Bruttonya per bulan dalam Euro:
Pekerjaan teknis / kerajinan tangan (misalnya teknisi listrik, tukang kayu) sekitar €2.000 – €2.500
Kesehatan (misalnya perawat) sekitar €2.400 – €3.200
IT / Teknologi Informasi (misalnya programmer) sekitar €2.700 – €3.200
Teknik industri / otomotif sekitar €2.500 – €3.200
Administrasi kantor / bisnis sekitar €2.300 – €2.800
Logistik / gudang / sopir sekitar €2.200 – €2.600
Perhotelan dan restoran sekitar €2.000 – €2.400
Perbankan / asuransi sekitar €2.800 – €3.500
Catatan: tentu saja itu gaji baru lulus dari Ausbildung. Setelah bekerja dengan penglaman sudah pasti gajinya akan bertambah pastinya.
(5) Siapa yang bisa daftar Ausbildung?
Siapa saja selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaannya. Boleh dari latar belakang pendidikan apapun. Jadi dari jurusan sosial di Indonesia pun bisa ambil Ausbildung.
Begini persyaratan umumnya:
Usia ideal: 18–30 tahun (tapi umumnya Usia tidak dipersoalkan)
Pendidikan minimum: Minimal lulusan SMA/sederajat (banyak bahkan yang Sarjana atau Master ikut program Ausbildung)
Kemampuan Bahasa Jerman: Minimal B1 (umumnya mungkin meminta B2) dengan Sertifikat resmi (Goethe, TELC, ÖSD) sangat disarankan. Hanya pada bidang IT dan Kesehatan kadang dibolehkan berbahasa Inggris.
CV dan surat lamaran (Anschreiben) dalam bahasa Jerman
Paspor yang masih berlaku
(6) Tentang B. Jerman: syarat minimal adalah level B1 B. Jerman tapi lebih dibutuhkan yang bisa lulus B2 (meskipun tidak menutup kemungkinan tetap bisa yang cuma level B1).
Buat orang Indonesia.
Dari Nol berbahasa Jerman untuk bisa mencapai level B1 umumnya butuh kursus dan belajar serius B. Jerman selama 9-12 bulan atau lebih.
Dari B1 untuk mencapai level B2 umumnya butuh kursus dan belajar serius selama 6-9 bulan atau lebih.
Belajar B. Jermannya boleh dari mana pun, tapi Ujian Sertifikatnya harus dari Goethe atau TELC.
Untuk belajar B. Jerman gratis, semoga link ini berguna (biasa belajarnya dalam B. Inggris): https://learngerman.dw.com/en/learn-german/s-9528
Catatan: Pada bidang IT dan Kesehatan kadang dibolehkan berbahasa Inggris.
(7) Portal Resmi & Langsung untuk Mencari Ausbildung di Jerman
#1. Make it in Germany (portal resmi pemerintah Jerman)
Situs ini menawarkan informasi resmi dan lengkap tentang Ausbildung bagi warga asing. Tersedia dalam bahasa Inggris, Jerman, dan bahasa lainnya.Fitur pencarian lowongan Ausbildung aktif:
🔗 Website: www.make-it-in-germany.com
#2. Jobbörse der Bundesagentur für Arbeit (Portal lowongan resmi pemerintah)
Ini adalah situs Job Center nasional Jerman. Cari dengan kata kunci: “Ausbildung”
🔗 Website: www.arbeitsagentur.de/jobsuche
#3. BerufeNet (Info detail tiap profesi)
Untuk mempelajari profil setiap jenis Ausbildung dan syaratnya
🔗 Website: berufenet.arbeitsagentur.de
#4. Ausbildung.de
Situs swasta yang fokus pada informasi & lowongan Ausbildung
🔗 Website: www.ausbildung.de
#5. KUMMUNI: Ausbildung in English
Informasi Ausbildung untuk pelamar internasional (terutama di sektor IT, kesehatan, logistik)
🔗 Website: https://kummuni.com/ausbildung-courses-in-english
----
Nah, informasi lengkap tentang Ausbildung sudah kupaparkan secara detail. Tunggu apa lagi? Kesempatan untuk menjadi “Global Player” terbuka untuk kalian semua terutama Generasi Zommers dan Millenials.
Silahkan mencoba. Sukses selalu buat masa depan para Generasi Muda kita semua sehingga akan banyak yang jadi Global Player. Silahkan info ini di-share kepada yang membutuhkan.
Mudah-mudahan saja, jika masa Generation X, eksodus mudik lebarannya dari Jakarta ke kampung di Jawa, mungkin saja nanti Generasi Millennials dan Zommers mudik lebarannya eksodus dari Jerman ke tanah air….
#dariTepianLembahSungaiRheinRuhr
Ferizal Ramli